Kamis, 23 Agustus 2012

makalah seni budaya


A.      SENI RUPA TRADISIONAL
Seni tradisional adalah unsur kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam suatu kaum/puak/suku/bangsa tertentu. Seni tradisional yang ada di suatu daerah berbeda dengan yang ada di daerah lain, meski pun tidak menutup kemungkinan adanya seni tradisional yang mirip antara dua daerah yang berdekatan. Seni tradisional dibuat utamanya untuk kegunaan, lebih dari estetika. Seni tradisional biasanya hanya mengacu pada suatu kebudayaan tertentu dan berbeda antara satu dengan yang lain, walaupun terkadang bisa sama karena pengaruh kebudayaan. Keragaman lokasi geografis dan keragaman jenis seni tradisional tidak memungkinkan untuk mendeskripsikannya secara keseluruhan.
Contoh :
ü  Wayang kulit,
ü  wayang golek,
ü  wayang beber,
ü  ornamen pada rumah-rumah tradisional di tiap daerah,
ü  batik,
ü  songket, dan lain-lain.
Ciri khusus :
·         Bersifat distinktif, antara kebudayaan satu dengan yang lain berbeda
·         Mengutamakan kegunaan, lebih dari estetika
·         Dianggap naïf karena tidak mengindahkan kaidah seni
·         Bersifat impulsif, hanya spontanitas saja
·         Tidak terpengaruh aliran dalam akademisi dan ruang lingkup seni murni
Konsep

Dalam seni rupa tradisional dan seni rupa modern terdapat perbedaan yang signifikan. Namun masih terdapat beberapa persamaan  baik berupa gaagsan, corak, gaya, media, dan teknik.
Perbedaan yang dapat kita amati secara langsung adalah dalam segi penciptaan karya seni tersebut Pada seni rupa tradisional, dalam hal penciptaan  karya  seninya lebih terikat dan harus mematuhi aturan yang ada. Dalam kata lain karya seni tradisional hanya semata-mata untuk kepentigan sosioreligi. Karya seni tradisional bisa di simpulkan masih terikat pada kebudayaan di sekitarnya.

Corak
Di bawah ini merupakan contoh corak karya seni rupa tradisional dalam bentuk batik. Dimana corak karya seni rupa tradisional selalu berkaitan pada maksud tertentu yang dikaitkan dengan fungsi , khususnya symbol-simbol ini digunakan sebagai cara untuk menginterpretasikan keberadaan alam dari atas dan bawah. Corak karya seni rupa tradisional juga mengajarkan tentang keindahan visual dan kepuasan pribadi.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3VlYeSplZ-vYht2-b6h7Hq1zRNlF9tKUI8CVwbQpGksPqQth55FtI7YMH4K9hX03sZXmxd9gTAahdjA1X-NkX3QJtuZ6_g2PnYBRUojMSaUilFdVutsu8zfHswA3q4aGgIHavef_rbiWO/s400/cotton+-+batik-Madura.jpg
 














B.      SENI RUPA MODERN
Seni rupa modern adalah seni rupa yang tidak terbatas pada kebudayaan suatu adat atau daerah, namun tetap berdasarkan sebuah filosofi dan aliran-aliran seni rupa. Hasil karya ini lahir bukan karena didorong oleh hasrat memenuhi kebutuhan hidup manusia yang paling pokok, melainkan oleh kebutuhan spiritualnya, untuk melengkapi dan menyempurnakan derajat kemanusiaannya.  
Contoh :
ü  Lukisan-lukisan karya Raden Saleh Syarif Bustaman,
ü  Basuki Abdullah, Affandi, S.Soedjojono dan pelukis era modern lainnya.
Ciri-ciri seni modern :
·         Minimalis
·         Rasionalitas/Rationality
·         Dominant bentuk-bentuk geometris
·         Tidak ada unsur ornament
·         Univeesal
·         Fungsionalitas diprioritaskan
·         Orisinalitas/kemurnian/purity
·         Penguatan dalam konsep
·         Kreativitas 
·         Memutus hubungan dengan sejarah
 Unsur-unsur Modern :
·         Eksperimen
·         Pembaruan (Inovation)
·         Kebaruan (Novelty)
·         Orisinalitas
Konsep
Setiap karya seni modern selalu disertakan nama senimannya tersebut. Karya seni modern cenderung mengedepankan kesederhanaan dan bersifat universal. Seorang seniman modern akan melihat dunia yang sedang dihadapinya sebagai objek lukisan seolah-olah seperti baru saja objek itu diciptakan. Satu syarat yang masih dituntut oleh seni modern dan bahkan menjadi ciri khasnya ialah “kreativitas”.
Corak


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsIYms1l4TofN2IWpaYIV41Ixaw2pMJIG0gjPJvDtt65kE6ZgXm0-QQSnjg5lL5QCzgnXb0Sd2AA_GWwHsDA0a6yErj1sBP63_wf4KkaGFrfARpjCbQabTi-2WcaN3IA-HG3IjjR6t1YYC/s320/2.jpg
 







Di atas ini merupakan contoh corak-corak karya seni rupa modern dalam bentuk lukisan. Dimana corak karya seni rupa modern tidak dipengaruhi oleh hal-hal seperti corak karya seni rupa tradisional, dia bisa tampil dengan berbagai corak dan gaya sebagai tujuannya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan ekspresi si seniman. Selain itu corak karya seni rupa modern juga bisa menghubungkan aspek-aspek pengetahuan kekinian misalnya sains, sosial, matematik selain juga keahlian berkarya.

C.      FUNGSI DAN TUJUAN SENI MODERN
Memberi warna baru terhadap kebutuhan manusia baik secara fisik maupun psikis

Fisik :

Munculnya bentuk-bentuk desain arsitektur yang baru dan desain-desain lainnya seperti  alat-alat transportasi, fashion dl.

Psikis:

·         Mengurangi kejenuhan penikmat karya seni, karena muncul berbagai aliran baru  seperti pada seni lukis dan cabang seni lainnya.
·         Meningkatkan popularitas para seniman, karena seni modern  selalu menyertakan nama senimannya pada setiap karya yang diciptakan.
·         Memberikan kemudahan masyarakat, karena banyak penemuan-penemuan baru dari hasil eksperimen para seniman modern.

D.      PERBEDAAN SENI RUPA TRADISIONAL DAN MODERN

ü  Tradisional

?  Menggunakan alat – alat tradisional
?  Hasil seninya lebih alami
?  Selalu berkaitan pada pakem - pakem tertentu yang dikaitakan dengan fungsi (khususnya simbol –simbol sebagai interprestasi dari keberadaan alam atas dan bawah)

ü  Penciptaannya selalu berdasarkan filosofi sebuah aktivitas dalam suatu budaya, bias berupa aktivitas religious maupun seremonial.
ü  Fungsi seni rupa tersebut semata – mata mengambil keindahan dari seni rupa tersebut.

ü  Modern
?  Menggunakan alat – alat modern
?  Hasil seninya tidak alami
?  Terbebas dari pakem – pakem tertentu, bias tamoil dengan berbagai corak dan gaya sebagai pemenuhan kebutuhan ekspresi si seniman.

ü  Konsep penciptaannya tetap berbasis pada sebuah filosofi, tetapi jangkauan penjabaran visualisasinya tidak terbatas.
ü  Modern itu bias diapresiasikan dengan yang lain.